DOKTER SPESIALIS MASUK DESA! Ratusan Warga Siuhom Nikmati Pengobatan Gratis, PT Agincourt Resources dan Dinkes Tapsel Hadirkan Layanan Kesehatan Hingga Pelosok

/ Rabu, 16 September 2026 / 14.14.00 WIB

Manager Community Development PT Agincourt Resources, Rohani Simbolon,sedang Memberikan Pengarahan

POSKOTASUMATERA.COM – TAPANULI SELATAN – Upaya memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke wilayah pedesaan kembali diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan program “Dokter Spesialis Masuk Desa” di Dusun Paten, Desa Siuhom, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan bersama PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe Batangtoru, melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bertajuk Sahabat Sehat Tambang Emas Martabe. Program ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan yang bersifat promotif, preventif, hingga pemeriksaan medis kepada masyarakat yang berada jauh dari pusat pelayanan kesehatan.


Menariknya, akses menuju lokasi kegiatan masih menghadapi tantangan infrastruktur. Jalan menuju Dusun Paten sepanjang sekitar 4 kilometer dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa akses fisik menuju desa memiliki keterkaitan erat dengan akses masyarakat terhadap pelayanan dasar, termasuk kesehatan. Karena itu, kehadiran tenaga medis langsung ke tengah masyarakat dinilai memberikan manfaat tersendiri bagi warga.


Tiga dokter spesialis diterjunkan langsung dalam kegiatan tersebut, yakni dr. Abdus Somad Harahap, M.Ked(PD), Sp.PD, spesialis penyakit dalam; dr. Ryan Andrian, M.Ked(OG), Sp.OG, spesialis kandungan; serta dr. Syahreza Hasibuan, Sp.A, spesialis anak. Kehadiran dokter spesialis di desa menjadi langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kesehatan spesialistik kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya ibu hamil, anak-anak, lansia, serta warga dengan keluhan penyakit yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.


Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, dr. Sri Khairunnisa, MH, MKM, mengatakan bahwa kemitraan dengan PT Agincourt Resources sangat membantu pemerintah daerah dalam memperluas pelayanan kesehatan. Menurutnya, pelayanan dokter spesialis selama ini umumnya terpusat di fasilitas rujukan, sehingga masyarakat desa harus menempuh perjalanan lebih jauh apabila membutuhkan pemeriksaan spesialistik.

Warga Masyarakat yang mendalat  Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara simbolis foto. bersama


“Dengan adanya kerja sama ini, dokter spesialis dapat didatangkan langsung ke desa yang tergolong jauh. Ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan yang spesialistik kepada masyarakat,” ujar dr. Sri Khairunnisa.


Ia menjelaskan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, dokter spesialis dapat memberikan rekomendasi atau rujukan melalui puskesmas menuju fasilitas kesehatan lanjutan, termasuk Rumah Sakit Sipirok. Dengan pola tersebut, kegiatan tidak berhenti pada pemeriksaan awal, tetapi menjadi bagian dari sistem pelayanan kesehatan berjenjang.

“Penyakit-penyakit yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan kita arahkan melalui puskesmas untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit. Harapan pemerintah, kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan cakupan pelayanannya semakin luas,” katanya.

Dr. Sri Khairunnisa juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan seiring perubahan cuaca. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Masyarakat diminta segera melaporkan keluhan kesehatan kepada tenaga medis atau fasilitas pelayanan kesehatan agar dapat memperoleh pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin.


Manager Community Development PT Agincourt Resources, Rohani Simbolon, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat serta dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, program Sahabat Sehat Tambang Emas Martabe tidak hanya diarahkan pada pemberian pengobatan, tetapi juga peningkatan pemahaman masyarakat mengenai perilaku hidup sehat, pencegahan penyakit, serta pentingnya mengikuti anjuran tenaga kesehatan.


Sementara itu, Camat Angkola Barat, Muhammad Tohir Pasaribu, S.Sos, menyampaikan terima kasih kepada PT Agincourt Resources dan Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan yang telah menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke Desa Siuhom. Ia menilai kehadiran tenaga kesehatan di desa sangat membantu masyarakat, terutama warga lanjut usia yang memiliki keterbatasan untuk mengakses fasilitas kesehatan yang lebih jauh.


Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara simbolis kepada masyarakat. Penyerahan dilakukan Manager Community Development PTAR Rohani Simbolon bersama Camat Angkola Barat Muhammad Tohir Pasaribu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sri Khairunnisa, Kepala UPT Puskesmas Sitinjak Holida Hannum, S.Tr.Keb, Pj. Kepala Desa Siuhom Boy Parrona Harahap, S.Sos, serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas.


Pelayanan kesehatan ini menargetkan sekitar 150 pasien yang berasal dari Dusun Paten, Dusun Tangga Batu, Dusun Aek Martolu, dan Dusun Tapalan. Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis sesuai keluhan yang dialami.


Bagi warga, kehadiran dokter spesialis di desa memberikan pengalaman pelayanan yang berbeda. Bernadin Tumanggor (61), warga Dusun Tangga Batu yang mengalami gangguan lambung, mengaku terbantu karena dapat berkonsultasi tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Sementara Henri Hutabarat (54), petani salak dari Dusun Paten yang memiliki keluhan tekanan darah tinggi, juga memanfaatkan layanan tersebut untuk memperoleh pemeriksaan dan arahan medis.


Program Sahabat Sehat Tambang Emas Martabe di Desa Siuhom sekaligus menunjukkan bahwa pemerataan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan tersedianya fasilitas medis, tetapi juga kemampuan menghadirkan layanan tersebut sedekat mungkin dengan masyarakat. Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha melalui pendekatan pelayanan langsung ke desa diharapkan dapat memperkuat deteksi dini, mempercepat rujukan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit.


Dengan demikian, “Dokter Spesialis Masuk Desa” bukan sekadar kegiatan pengobatan gratis, melainkan bagian dari pendekatan pelayanan kesehatan berbasis aksesibilitas dan kebutuhan masyarakat. Ketika dokter spesialis hadir hingga pelosok, jarak antara masyarakat dan pelayanan kesehatan berkualitas menjadi semakin pendek. (PS/BERMAWI)

dr.Syahreza Hasibuan, Sp.A, spesialis anak sedang  memeriksa Kesehatan pasien


Komentar Anda

Terkini: