POSKOTASUMATERA.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Gunungsitoli memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mendorong pembangunan infrastruktur strategis. Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum RI di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Audiensi dipimpin Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, didampingi Anggota DPRD Kota Gunungsitoli Karianus Gea, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Ir. Wira Halawa, S.T., dan Kabid Sumber Daya Air Ir. Wija Delvianto Zega, S.T., M.Si. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri PU Ir. Diana Kusumastuti, M.T., di Ruang Rapat Wamen PU.
Dalam pertemuan tersebut, Pemko Gunungsitoli menyampaikan empat agenda prioritas yang membutuhkan dukungan pusat:
1. Konektivitas Kepulauan Nias. Penguatan jaringan jalan yang menghubungkan Kota Gunungsitoli dengan kabupaten lain di Kepulauan Nias untuk memperlancar mobilitas orang, distribusi barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi antarwilayah.
2. Ketahanan Pangan. Pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk meningkatkan pelayanan air irigasi dan produktivitas pertanian.
3. Layanan Air Baku. Rehabilitasi intake dan pipa transmisi Air Baku Sungai Nou untuk menjamin keberlanjutan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.
4. Sarpras Permukiman dan Sekolah Rakyat. Dukungan infrastruktur jalan lingkungan di kawasan permukiman serta penyiapan infrastruktur pendukung untuk program Sekolah Rakyat.
Wali Kota Sowa'a Laoli menegaskan, pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan tidak bisa dilakukan sendiri.
"Pembangunan infrastruktur membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan, agar kebutuhan daerah selaras dengan kebijakan dan program pembangunan nasional," ujar Sowa'a.
Audiensi ini menjadi bagian dari komunikasi intensif Pemko Gunungsitoli dengan Pemerintah Pusat. Hasil pembahasan selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan tahapan perencanaan serta penganggaran yang berlaku.
Melalui sinergi ini, Pemko Gunungsitoli mendorong pembangunan infrastruktur yang tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga menopang ketahanan pangan, keberlanjutan air baku, dan kualitas pelayanan dasar menuju Gunungsitoli Hebat. (PS/356)
