Pembina Upacara Kepala SMAN 4 Padangsidimpuan, selaku KAMABIGUS Rosnidah Siregar, S.Pd., M.Si.,
POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Hujan gerimis yang mengguyur Kota Padangsidimpuan, Jumat sore (11/9/2026), tidak menyurutkan semangat peserta didik SMAN 4 Padangsidimpuan untuk mengikuti kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penerimaan Calon Tamu Ambalan Pramuka Abdul Haris Nasution Gugus Depan 01-081 dan Ambalan Ade Irma Suryani Nasution Gugus Depan 01-082, Pangkalan SMAN 4 Padangsidimpuan.
Pembukaan kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kedisiplinan dan kekhidmatan meskipun peserta harus mengikuti upacara di tengah hujan gerimis. Kondisi tersebut justru menjadi bagian dari proses pembelajaran kontekstual bagi peserta didik, khususnya dalam menanamkan sikap tangguh, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan. Dalam pendidikan kepramukaan, pengalaman langsung seperti ini memiliki nilai penting karena peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga belajar melalui praktik dan pengalaman nyata.
Rangkaian upacara pembukaan diawali dengan laporan Ketua Panitia, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta yang dipimpin Pembina Upacara. Suasana kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne Pramuka, pengucapan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta Dasa Darma Pramuka. Seluruh rangkaian tersebut menjadi sarana penguatan nilai kebangsaan sekaligus pembentukan karakter peserta didik.
Pembina Upacara Kepala SMAN 4 Padangsidimpuan, selaku KAMABIGUS Rosnidah Siregar, S.Pd., M.Si., dalam amanatnya menekankan pentingnya menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai ruang pembelajaran karakter. Menurutnya, Pramuka tidak semata-mata berkaitan dengan kegiatan perkemahan, tetapi juga merupakan proses pendidikan yang mengajarkan kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, kedisiplinan, kepedulian, dan kemampuan mengambil keputusan dalam berbagai situasi.
Setelah menyampaikan amanat, Rosnidah Siregar secara resmi membuka kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu tersebut. Pembukaan ditandai dengan semangat para peserta yang tetap mengikuti seluruh prosesi meskipun cuaca kurang bersahabat. Keteguhan mengikuti kegiatan di tengah gerimis menjadi gambaran bahwa proses pembentukan karakter membutuhkan pengalaman yang tidak selalu berlangsung dalam kondisi ideal.
Kegiatan penerimaan Calon Tamu Ambalan ini juga menjadi momentum penting bagi peserta didik untuk mengenal lebih jauh nilai-nilai yang terkandung dalam kehidupan kepramukaan. Melalui kegiatan bersama, peserta diharapkan mampu membangun rasa persaudaraan, meningkatkan keterampilan sosial, mengembangkan jiwa kepemimpinan, serta memahami arti tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas sekolah dan masyarakat.
Perjusa yang berlangsung Jumat-Sabtu (11–12/9/2026) di SMAN 4 Padangsidimpuan pada akhirnya bukan sekadar agenda perkemahan, melainkan bagian dari proses pendidikan yang menempatkan pengalaman sebagai media pembentukan karakter. Hujan gerimis pada saat pembukaan justru memberikan pesan tersendiri: semangat belajar, berorganisasi, dan membangun karakter tidak boleh berhenti hanya karena keadaan. Dari lingkungan Pramuka, calon anggota Ambalan diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berjiwa kepemimpinan, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan sesama.(PS/BERMAWI)


