Jalan Penghubung Babul Rahmah–Lawe Alas Hancur, Warga: Sampai Kapan Dibiarkan?

/ Rabu, 23 September 2026 / 09.32.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Kondisi jalan penghubung Kecamatan Babul Rahmah menuju Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, dikeluhkan masyarakat. Kerusakan terparah disebut berada di kawasan Desa Tuhi Jongkat, yang membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Kerusakan badan jalan di sejumlah titik dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut semakin menyulitkan ketika hujan turun, karena permukaan jalan menjadi licin dan lubang-lubang pada badan jalan sulit terlihat.

Ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas warga dan mengangkut berbagai kebutuhan maupun hasil pertanian.

Salah seorang pengendara mengaku kecewa lantaran kondisi jalan yang rusak tak kunjung mendapatkan perbaikan secara maksimal.

 “Kami sangat kecewa. Jalan ini sudah lama rusak, terutama di kawasan Desa Tuhi Jongkat. Setiap hari kami melewati jalan ini, tetapi kondisinya semakin parah dan sampai sekarang belum ada perbaikan yang benar-benar menyelesaikan persoalan,” keluhnya.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak bukan hanya membuat perjalanan terganggu, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan kerusakan kendaraan.

 “Kami berharap pemerintah jangan hanya melihat dari jauh. Tolong turun langsung dan lihat kondisi jalan ini. Jangan sampai masyarakat baru mendapat perhatian setelah ada korban,” ujarnya.


Aktivis Soroti Kondisi Jalan


Kondisi tersebut turut mendapat sorotan dari salah seorang aktivis, Pani. Ia meminta pemerintah daerah tidak mengabaikan keluhan masyarakat terkait kerusakan ruas jalan Babul Rahmah–Lawe Alas, khususnya di kawasan Desa Tuhi Jongkat.

 “Kami meminta pemerintah benar-benar melihat kondisi jalan ini secara langsung. Kerusakannya sudah sangat mengganggu masyarakat. Jangan sampai persoalan infrastruktur seperti ini terus dibiarkan tanpa kepastian penanganan,” ujar Pani, Rabu (23/9/2026). 

Pani menilai akses jalan yang layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan serta mobilitas warga.

 “Masyarakat berhak mendapatkan akses jalan yang aman dan layak. Kalau memang belum bisa dilakukan pembangunan secara menyeluruh, setidaknya titik-titik yang paling parah harus segera ditangani agar tidak semakin membahayakan pengguna jalan,” tegasnya. 

Ia juga mendorong instansi terkait turun langsung melakukan pengecekan dan memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai rencana penanganan ruas jalan tersebut.

 “Jangan sampai masyarakat hanya mendengar janji perbaikan. Yang dibutuhkan sekarang adalah langkah nyata dan kepastian kapan jalan ini akan ditangani,” pungkas Pani.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap kondisi jalan Babul Rahmah–Lawe Alas, terutama titik kerusakan parah di Desa Tuhi Jongkat.

Warga juga berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan tidak sebatas penanganan sementara, sehingga ruas jalan tersebut dapat kembali memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana maupun jadwal perbaikan ruas jalan tersebut.(PS/ASP)


Komentar Anda

Terkini: