POSKOTASUMATERA.COM - MARELAN, Fenomena tawuran yang terus terjadi dan membuat situasi kamtibmas tidak kondusif menjadi tantangan besar bagi berbagai Kepolisian Resor (Polres) di Indonesia. Di berbagai wilayah rawan, polisi gencar menggalakkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) serta patroli siber untuk meredam aksi yang kerap dipicu oleh saling ejek di media sosial.
Seperti yang di lakukan Polres Pelabuhan Belawan terus meningkatkan patroli dan penindakan tegas melalui Tim Macan untuk meredam aksi tawuran yang kerap meresahkan warga di wilayah hukumnya.
Pengamanan Pelaku & Senjata Tajam: Petugas aktif membubarkan kelompok remaja yang diduga hendak tawuran, seperti penindakan di Jalan Marelan Raya dan kawasan Mabar di mana polisi menyita sejumlah senjata tajam jenis celurit.
Pembinaan & Pengembalian Anak:
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring turut melibatkan peran serta orang tua dan lingkungan dengan menyerahkan kembali anak-anak yang diamankan agar mendapat pembinaan psikososial dan pengawasan ketat.
Disisi lain Akibat dari Lemparan batu batu ke arah rumah rumah warga yang di lakukan oleh anak anak dari Warga Paluh Nibung lingkungan Satu yang bergabung dengan lingkungan lingkungan lain yang ada di Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Sumut ,
Sehingga warga di jalan jala 9 lingkungan IV yang Gg Kambing mencekam.
akibat dari kelompok lingkungan 1 Palu nibung dan lingkungan lain nya dengan ber Konvoy menggunakan kenderaan Sepeda motor ,dan juga membawa Senjata tajam yang cukup panjang serta batu , Kejadian tersebut sekitar pukul 01.45 Minggu malam (20/9/2026).
Dari suasana yang mencekam dan Panik melihat anak anak yang entah dari mana saja datang dan menyerbu ke jalan jala IX lingkungan IV ,dengan membabi buta ,dengan membawa Senjata tajam panjang.
Warga setempat coba hubungi Kapolsek mau pun Kanit Reskim Polsek Medan Labuhan, namun kedua petinggi di Polsek Medan labuhan tersebut tidak mengagkat telpon warga begitu juga dengan Kasat Reskim Polres Pelabuhan Belawan yang kala itu di hubungi warga tidak menjawab.
Untunglah tidak lama kemudian ada Dua Anggota dari Koramil 10 Medan Marelan tiba yang bersamaan dengan Lurah Kelurahan Paya Pasir turun ke Lokasi.Sehingga tauran tersebut dapat teratasi.
Warga kecewa dengan aparat Kepolisian yang di telpon maupun di chat lewat WhatsApp tidak merespon.
Warga jalan jala IX Lingkungan IV minta kepada APH Kalau di Telephon dan WA , untuk mengangkat Telephon atau menjawab isi Whattt shaff ucap warga.
Akibat dari Tawuran tersebut warga tidak bisa tidur dengan tenang ucap ibu Nurlinsyah Sinaga dengan nada was was.
Warga minta Kepada Walikota Medan Bapak Rico Waas untuk memerintahkan Camat dan lurah serta Kepling dan perangkat lainnya untuk lebih mengantisipasi terhadap tawuran yang sering terjadi di Gg Kambing,Harap Marwan warga setempat (PS/ABU)
