Kepala SMAN 1 Angkola Barat Salamat Sitegar S.Pd M.Si Memberikan Kata Sambutan
POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL – Dengan penuh rasa syukur dan khidmat, keluarga besar SMA Negeri 1 Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di aula terbuka sekolah, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, menanamkan akhlak mulia, serta membentuk karakter peserta didik yang beriman dan bertakwa.
Peringatan Maulid Nabi yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Beriman dan Bertakwa” tersebut dihadiri oleh komite sekolah, kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi SMAN 1 Angkola Barat. Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan yang tidak hanya menjadi peringatan hari besar Islam, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.
Kepala SMAN 1 Angkola Barat, Salamat Siregar, S.Pd., M.Si., memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang unggul dalam bidang akademik sekaligus memiliki landasan spiritual dan moral yang kuat. Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW harus menjadi pedoman bagi peserta didik dalam membangun kepribadian, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Hadir sebagai penceramah, Isnan Siagian, S.Pd., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Angkola Barat sekaligus Mudir Pondok Pesantren Badru Nuril Musthafa di Pagaran Sitinjak, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam menjalani kehidupan dengan berlandaskan keimanan, ketakwaan, kejujuran, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam membentuk generasi yang memiliki integritas dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Dalam arahannya, Salamat Siregar memberikan apresiasi kepada para siswi yang tampil membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan baik. Ia menegaskan bahwa kemampuan membaca Al-Qur'an dan melaksanakan salat merupakan fondasi penting dalam membentuk pribadi muslim yang beriman, disiplin, dan bertanggung jawab. Pendidikan agama, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan pembelajaran akademik agar peserta didik tumbuh menjadi generasi yang seimbang dalam ilmu pengetahuan dan spiritualitas.
Salamat juga menyampaikan pesan mendalam agar para siswa bersungguh-sungguh mempelajari Al-Qur'an dan menjadikan ajaran agama sebagai pedoman hidup. Ia mengingatkan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua, menghormati guru, serta berusaha menjadi anak saleh dan salehah yang membawa kebanggaan bagi keluarga. “Standar minimal seorang muslim adalah mampu membaca Al-Qur'an dan melaksanakan salat. Kalian sudah dewasa, maka jadikanlah agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan,” pesannya.
Suasana peringatan Maulid Nabi semakin semarak melalui berbagai penampilan kreatif siswa-siswi, mulai dari lantunan Shalawat Nabi, pidato keagamaan, pembacaan syair Al-Qur'an atau Syahril Qur'an, hingga hiburan musik gitar listrik. Beragam penampilan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan bernilai religius.
Lebih dari sekadar seremoni keagamaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMAN 1 Angkola Barat menjadi sarana pembelajaran karakter yang menanamkan nilai keteladanan, kedisiplinan, penghormatan kepada orang tua dan guru, serta tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan ini, keluarga besar SMAN 1 Angkola Barat berharap semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW terus tumbuh dalam diri setiap peserta didik, sehingga melahirkan generasi yang berilmu, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup diungkapkan melalui perayaan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku nyata sehari-hari. Semangat inilah yang diharapkan terus hidup di lingkungan SMAN 1 Angkola Barat, sebagai langkah membangun generasi muda yang berkarakter, menghargai sesama, serta menjadikan iman dan takwa sebagai landasan dalam meraih masa depan. (PS/BERMAWI)

