Mobil Dinas Berlumut dan Tak Layak Pakai Terparkir di Puskesmas Hanopan, Semangat “Bagusi Tapsel” Dipertanyakan

/ Senin, 14 September 2026 / 10.09.00 WIB

Mobil Dinas Ditelantarkan 


POSKOTASUMATERA.COM – TAPANULI SELATAN – Kondisi fasilitas penunjang pelayanan kesehatan masyarakat di UPT Puskesmas Hanopan, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menjadi perhatian. Salah satu yang terlihat adalah kondisi kendaraan dinas berplat merah BB 241 G yang terparkir di lingkungan puskesmas dengan tampilan fisik yang tampak kurang terawat.


Kendaraan tersebut terlihat mengalami kerusakan pada sejumlah bagian, antara lain cat yang mengelupas serta kondisi ban yang disebut sudah tidak layak digunakan. Bahkan, bagian kendaraan tampak ditumbuhi lumut sehingga menimbulkan kesan kendaraan tersebut cukup lama tidak digunakan atau kurang mendapatkan perawatan secara optimal.


Dalam perspektif manajemen fasilitas pelayanan publik, kendaraan operasional memiliki fungsi strategis untuk menunjang mobilitas tenaga kesehatan, pelayanan lapangan, kegiatan pembinaan masyarakat, hingga respons terhadap kebutuhan kesehatan yang berada di wilayah kerja puskesmas. Karena itu, kondisi kendaraan dinas idealnya mendapatkan pemeliharaan secara berkala agar aspek keselamatan, efisiensi dan keberlanjutan pelayanan tetap terjaga.


Sementara itu, pada Senin sekitar pukul 10.00 WIB, Kepala UPT Puskesmas Hanopan, dr. Rosalinda, MKM, disebut tidak berada di tempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh, yang bersangkutan sedang berada di rumah sakit karena ayahnya menjalani perawatan. Kepergiannya disebut telah disampaikan atau meminta izin kepada pihak tata usaha puskesmas.


Kondisi tersebut penting ditempatkan dalam konteks yang objektif. Ketidakhadiran kepala puskesmas pada saat tersebut tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai terganggunya pelayanan, mengingat terdapat alasan keluarga yang disampaikan dan adanya koordinasi dengan tata usaha. Penilaian terhadap kualitas pelayanan semestinya didasarkan pada keberlangsungan layanan kepada masyarakat, mekanisme pelimpahan tugas serta standar operasional yang berlaku.


Namun, keberadaan kendaraan dinas yang tampak kurang terawat tetap menjadi pekerjaan rumah tersendiri dalam tata kelola aset pemerintah daerah. Pemeliharaan kendaraan bukan sekadar persoalan tampilan, tetapi berkaitan dengan keselamatan pengguna, efisiensi anggaran dan kesiapan fasilitas pendukung ketika dibutuhkan untuk pelayanan masyarakat, khususnya di wilayah kerja puskesmas yang memiliki tantangan geografis.


Kondisi ini sekaligus menjadi momentum evaluasi bersama agar semangat pembangunan melalui visi dan misi Bupati Tapanuli Selatan, termasuk semangat “Bagusi Tapsel” dan “Tapsel Bangkit”, benar-benar tercermin hingga tingkat pelayanan paling dekat dengan masyarakat. Perawatan aset, kedisiplinan administrasi, kesiapan sarana operasional dan keberlanjutan pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari upaya membangun pelayanan publik yang profesional, responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: