Pemkab Humbahas Bersama BRIN Dan BI Perdalam Kajian KEK Danau Toba Untuk Dorong Investasi

/ Selasa, 15 September 2026 / 13.14.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,-  Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Bank Indonesia (BI) Cabang Sibolga melakukan pendalaman kajian terkait rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di kawasan Danau Toba.

Pembahasan tersebut berlangsung Selasa, 15 September 2026, di Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Doloksanggul, dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait.

Rapat dipandu Asisten Administrasi Umum Kabupaten Humbahas, Jaulim Simanullang, dan turut dihadiri Asisten Pembangunan dan Perekonomian Martogi Purba bersama jajaran dinas terkait.

Jaulim Simanullang menyampaikan, keterlibatan BRIN dan BI dalam pembahasan tersebut menjadi bagian penting untuk memperkuat kajian dan merumuskan arah pengembangan kawasan yang dapat memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

Menurutnya, pembentukan KEK di kawasan Danau Toba diharapkan mampu mendorong peningkatan investasi sekaligus membuka sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Pembahasan ini menjadi momentum untuk bersama-sama merumuskan seperti apa model pengembangan kawasan yang mampu mengintegrasikan berbagai potensi yang ada secara berkelanjutan,” ujar Jaulim dalam pertemuan tersebut.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan tidak hanya diarahkan pada sektor pariwisata, tetapi juga perlu mengintegrasikan potensi budaya, pendidikan, kesehatan, serta berbagai sektor ekonomi lainnya.

Dengan konsep pengembangan yang terintegrasi, keberadaan KEK diharapkan tidak hanya menjadi magnet bagi investor, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui terbukanya lapangan kerja, berkembangnya usaha masyarakat, serta meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar kawasan.

“Dengan hadirnya KEK, tentunya kita berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan ekonomi,” katanya.

Jaulim menambahkan, Danau Toba memiliki posisi strategis dalam pembangunan pariwisata nasional. Pemerintah telah menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia.

Status tersebut menjadi peluang besar untuk terus mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki kawasan Danau Toba, termasuk melalui penguatan investasi dan pembangunan kawasan ekonomi yang terencana.

Dalam pertemuan tersebut, Peneliti BRIN, Maxenius T. Sambodo, menyampaikan materi bertajuk “Optimalisasi Data Dukung Kawasan untuk Pengembangan Investasi Danau Toba yang Berkelanjutan.”

Materi tersebut menjadi bagian dari pendalaman kajian untuk melihat berbagai data dan potensi kawasan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pengembangan investasi yang tepat, terukur dan berkelanjutan.

Pemkab Humbahas berharap sinergi bersama BRIN dan BI dapat menghasilkan kajian yang komprehensif mengenai model pengembangan KEK, sehingga potensi Danau Toba dapat dioptimalkan sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan, budaya dan kepentingan masyarakat.

Pembahasan lintas lembaga ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga riset dan otoritas ekonomi dalam menyiapkan fondasi pembangunan kawasan Danau Toba agar mampu menarik investasi sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di sekitarnya. (PS/B Nababan) 

Komentar Anda

Terkini: