Presma UIN SUNA LHOKSEUMAWE Fauzan Azima Bantu UKT Mahasiswa Baru Yatim Piatu di Hari Terakhir PBAK

/ Jumat, 04 September 2026 / 15.04.00 WIB

POSKOTASUMATRA|LHOKSEUMAWE, 3 September 2026 Bertepatan dengan hari terakhir Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Tahun 2026*, Presiden Mahasiswa (Presma) UIN SUNA, *Fauzan Azima*, menunjukkan kepeduliannya terhadap mahasiswa baru dengan memberikan bantuan UKT kepada mahasiswa yang berstatus yatim piatu.

Bantuan tersebut diserahkan dalam momentum penutupan PBAK yang berlangsung di *Aula Serbaguna UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe*. Dalam kesempatan tersebut, Fauzan memberikan bantuan kepada *empat mahasiswa baru yatim piatu* yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Fauzan juga menyampaikan komitmennya bahwa *apabila mahasiswa tersebut tidak mendapatkan KIP Kuliah, maka UKT mereka untuk semester kedua akan ditanggung oleh Fauzan* sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap mahasiswa yang membutuhkan.

“Saya berkomitmen, jika mereka tidak mendapatkan KIP Kuliah, maka untuk semester kedua UKT-nya akan saya tanggung. Saya tidak ingin persoalan biaya menjadi alasan mereka berhenti mengejar cita-cita,” ujar Fauzan Azima.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari **hasil usaha pribadinya melalui Siko Kupi*. Sebagian hasil usaha tersebut disisihkan untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan.

“Ini berasal dari hasil usaha yang saya jalankan. Saya menyisihkan sebagian dari hasil Siko Kupi untuk membantu. Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi semoga manfaatnya besar bagi mereka,” ungkapnya.

Menurut Fauzan, momentum hari terakhir PBAK bukan hanya menjadi penutup rangkaian penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi awal untuk membangun semangat solidaritas di lingkungan kampus.

“Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang belajar di ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana kita hadir dan peduli terhadap sesama. Kalau kita mampu membantu, maka jangan hanya bicara tentang kepedulian, tetapi wujudkan dalam tindakan,” tegasnya.

Fauzan berharap komitmen tersebut dapat memberikan rasa aman dan motivasi bagi mahasiswa penerima untuk terus melanjutkan pendidikan, berprestasi, serta tidak menyerah terhadap keterbatasan ekonomi.

Semoga mereka bisa fokus kuliah, berprestasi, dan suatu hari nanti ketika sudah berhasil, mereka juga bisa melakukan hal yang sama kepada orang lain, tutup Fauzan.(PS|IMAM)

Komentar Anda

Terkini: