Razia Gabungan Lapas Tanjungbalai: Narkoba Tidak Ditemukan

/ Kamis, 17 September 2026 / 00.19.00 WIB


Foto: Personel gabungan Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, BNN, TNI dan Polri saat melakukan penyisiran kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).(POSKOTA/SAUFI)


POSKOTASUMATERA.COM- TANJUNGBALAI

Pengawasan terhadap peredaran narkoba dan barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan kembali diperketat. 
Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan menggandeng BNN Kota Tanjungbalai, Polres Tanjungbalai dan Kodim 0208/Asahan menggelar razia gabungan serta tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (16/9/2026) malam.

Hasil pemeriksaan narkoba menunjukkan seluruh 42 WBP yang menjalani tes urine dinyatakan negatif. Dalam penggeledahan kamar hunian, petugas juga menyatakan tidak menemukan narkotika.

Namun, razia tersebut tidak sepenuhnya nihil temuan. Tim gabungan menemukan sejumlah barang terlarang di dalam kamar hunian, yakni gunting, tali plastik, kartu domino dan pisau rakitan yang dibuat dari sendok besi.

Kegiatan diawali apel pengarahan yang dipimpin Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Dodi Noris Sinulingga. Dalam arahannya, petugas diminta menjalankan penggeledahan sesuai standar operasional prosedur (SOP), dengan tetap mengedepankan sikap santun dan tegas.

"Kita laksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, kendalikan situasi agar tetap kondusif dan bersikap santun namun tegas," ujar Dodi.

Sebanyak 50 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 38 personel Lapas, 3 personel TNI, 4 personel Polri dan 5 personel BNN Kota Tanjungbalai.
Penggeledahan kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim I dipimpin Kasi Administrasi Kamtib Wahyu Ananda, sedangkan Tim II dipimpin Plt. Ka. KPLP David.




Selain menyisir kamar hunian, petugas BNN Kota Tanjungbalai melakukan pemeriksaan urine terhadap 42 WBP menggunakan alat uji narkotika 10 parameter. Pemeriksaan dilakukan dengan pengawasan langsung petugas BNN.

Hasilnya, seluruh sampel urine dinyatakan negatif narkoba.
Kepala BNN Kota Tanjungbalai, Letkol Laut (P) Sahala Sinaga, S.Sos., M.M., mengapresiasi langkah Lapas yang melibatkan BNN, TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut.

"Kami mengapresiasi kegiatan penggeledahan dan tes urine narkoba ini. Pihak Lapas melibatkan BNN, TNI dan Polri untuk melaksanakan kegiatan seperti ini. Ini bukti nyata bahwa Lapas Tanjungbalai juga memerangi narkoba,"kata Sahala.



Menurut Sahala, dari seluruh WBP yang menjalani pemeriksaan, hasilnya negatif. Begitu pula dengan penggeledahan kamar hunian, petugas tidak menemukan narkotika.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Refin Tua Simanulang, melalui Plh. Kalapas Dodi Noris Sinulingga, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari deteksi dini dan mitigasi risiko untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban.

Pengawasan tidak hanya difokuskan pada narkoba, tetapi juga terhadap potensi masuknya handphone ilegal serta barang-barang terlarang lainnya ke dalam lingkungan Lapas.




Razia gabungan ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan pemasyarakatan. Meski 42 WBP dinyatakan negatif narkoba dan narkotika tidak ditemukan dalam kamar hunian, temuan sejumlah barang terlarang tetap menjadi catatan dalam upaya memperkuat pengawasan di dalam Lapas.

Kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib dan terkendali.

(PS/SAUFI)


Komentar Anda

Terkini: