POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melaksanakan simulasi pelatihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Perkebunan PK, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Jumat (18/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi evaluasi kategori PHBS tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung Selasa (22/9/2026), dengan melibatkan tim monitoring tingkat Provinsi.
Simulasi tersebut dirancang sebagai langkah strategis untuk memantapkan kesiapan desa dalam memenuhi indikator penilaian PHBS, sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, berbagai aspek perilaku kesehatan masyarakat dievaluasi agar pelaksanaan program berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Sekretaris Dinas PPPA Kota Padangsidimpuan, Elpi Zunianti Hasibuan, S.K.M., M.K.M., menyampaikan bahwa persiapan evaluasi dilaksanakan melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Sinergi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan dukungan teknis, administrasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam menyukseskan evaluasi PHBS tingkat provinsi.
Menurutnya, keterlibatan berbagai OPD menjadi unsur penting dalam membangun pendekatan kesehatan masyarakat yang terpadu. PHBS tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga mencakup kebiasaan hidup sehat, pemanfaatan fasilitas kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas kesehatan keluarga dan lingkungan permukiman.
Dalam pelaksanaan simulasi, Kepala Desa Perkebunan PK, Lumalo Harahap, bersama Ketua TP PKK Desa, Sahreni Lumalo Harahap, turut berperan dalam mendukung kesiapan masyarakat. Keterlibatan pemerintah desa dan kader PKK diharapkan dapat memperkuat komunikasi, koordinasi, serta partisipasi warga dalam menerapkan indikator PHBS secara konsisten.
Dari perspektif kesehatan masyarakat, penerapan PHBS merupakan salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan serta menekan risiko berbagai penyakit yang berkaitan dengan perilaku dan lingkungan. Karena itu, evaluasi PHBS tidak semata-mata menjadi agenda penilaian, melainkan juga momentum untuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dan memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Dari perspektif kesehatan masyarakat, penerapan PHBS merupakan salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan serta menekan risiko berbagai penyakit yang berkaitan dengan perilaku dan lingkungan. Karena itu, evaluasi PHBS tidak semata-mata menjadi agenda penilaian, melainkan juga momentum untuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dan memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Melalui simulasi yang dilaksanakan Jumat ini, Pemerintah Kota Padangsidimpuan berharap Desa Perkebunan PK semakin siap menghadapi monitoring dan evaluasi Provinsi Sumatera Utara pada Selasa, 22 September 2026. Kolaborasi Dinas PPPA, OPD terkait, pemerintah desa, TP PKK, dan masyarakat menjadi fondasi penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, serta mendukung peningkatan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.(PS/BERMAWI)

