Bupati Nias Barat Temui Wamen KKP, Perjuangkan Potensi Laut Nias Barat Jadi Motor Ekonomi Daerah

/ Jumat, 16 Oktober 2026 / 20.58.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM, JAKARTA - Dalam rangka mendorong percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si melaksanakan pertemuan dengan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Didit Herdiawan Ashaf, Kamis (16/10/2026).

Pertemuan strategis yang berlangsung di Jakarta tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nias Barat dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dalam mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan daerah.

Bupati Nias Barat didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias Barat Eka Setiaman Lomboe, SP, Kepala Bidang Perikanan Afifuddin, S.Pi, serta tokoh Diaspora Nias Barat Etika Hia.

Turut hadir jajaran pejabat KKP RI, yakni Direktur KSG Sarminto Hadi mewakili Dirjen Penataan Ruang Laut, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Ady Chandra mewakili Dirjen Perikanan Tangkap, Staf Khusus Menteri KP Bambang Naryono, Sekretaris Ditjen Perikanan Budidaya Tinggal Hermawan, dan Sekretaris Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Mahmud.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Eliyunus Waruwu menyampaikan bahwa Kabupaten Nias Barat memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat besar, dengan wilayah pesisir dan kepulauan serta kekayaan hasil laut yang melimpah. 

Potensi tersebut merupakan aset strategis yang perlu dikembangkan secara optimal, terarah, dan berkelanjutan agar menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Pemerintah Kabupaten Nias Barat berharap dukungan pemerintah pusat melalui KKP RI dapat mempercepat pengembangan sektor ini, baik melalui pembangunan sarana dan prasarana, pemberdayaan nelayan, pengembangan budidaya perikanan, maupun peningkatan nilai tambah dan daya saing produk hasil laut.

Adapun beberapa topik strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut, yakni Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, Pengembangan Kawasan Budidaya Tematik, serta Penguatan Nelayan, Penataan Ruang Laut, dan Daya Saing Produk Perikanan.

Menindaklanjuti pembahasan tersebut, Bupati menginstruksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan untuk melakukan pemetaan wilayah, identifikasi kelompok nelayan dan pembudidaya ikan, penentuan lokasi prioritas, serta penyusunan usulan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah pusat.

Kehadiran tokoh diaspora Nias Barat, Etika Hia, turut memperkuat komunikasi, jejaring, dan dukungan berbagai pihak bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pemanfaatan potensi kelautan dan perikanan secara optimal.

Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf menyampaikan bahwa pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Nias Barat harus menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ketahanan pangan daerah.

"Kementerian Kelautan dan Perikanan RI berkomitmen mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Nias Barat dalam mewujudkan pengembangan sektor kelautan dan perikanan yang maju, produktif, dan berkelanjutan melalui sinergi program dan kegiatan," ujar Wamen KP.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal terwujudnya kerja sama yang lebih konkret antara Pemerintah Kabupaten Nias Barat dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

Dengan kekayaan laut yang melimpah, wilayah pesisir yang potensial, serta semangat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Nias Barat memiliki peluang besar menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai pilar pembangunan ekonomi dan sumber kemakmuran bagi nelayan, pembudidaya, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat. (PS/356)

Komentar Anda

Terkini: