Dukung Pelestarian Budaya, Warga Hibahkan Lahan untuk Pengembangan Situs Gowe Mado Zega

/ Senin, 19 Oktober 2026 / 19.31.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI - Setelah proses pemugaran Tugu Marga Zega (Gowe Mado Zega) di Dusun 2 Desa Tetehosi Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara selesai 100 persen, dukungan masyarakat kembali mengalir. 

Warga setempat menghibahkan lahan untuk pembangunan fasilitas parkir, MCK, dan taman di kawasan situs tersebut, Senin (19/10/2026).

Pemugaran Gowe Mado Zega sendiri merupakan hasil swadaya perkumpulan seluruh Mado Zega di berbagai daerah, serta dukungan dari Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 juta bersumber dari APBD Tahun 2025.

Kini, pengembangan kawasan berlanjut. Dua warga di lokasi Gowe Mado Zega, yakni Masilima Zega alias Ama Julvan dan Faoziduhu Zega alias Ama Menia, secara sukarela menghibahkan lahan seluas 42 x 20 meter kepada Pemerintah Desa Tetehosi Afia untuk pembangunan Situs Gowe Balugu Zega Ana'a dan Zega Helesoromi.

Penyerahan dan penandatanganan hibah dilaksanakan dalam pertemuan Panitia Pemugaran Gowe Balugu Zega Ana'a dan Zega Helesoromi yang dihadiri langsung oleh penghibah bersama masyarakat sekitar.

Ketua Panitia Tim Pemugaran Gowe Mado Zega, Aroziduhu Zega alias Ama Jaya, menyampaikan terima kasih atas kesepahaman dan keikhlasan warga yang menghibahkan lahan tanpa imbalan demi kemajuan situs leluhur tersebut.

"Pemugaran Gowe Mado Zega ini sudah dimulai sejak November 2022, dan pada tahun 2025 kita mendapatkan dukungan anggaran dari Pemko Gunungsitoli dan telah selesai dikerjakan. Namun lahan di lokasi semakin sempit, sementara pengunjung semakin ramai. Dengan adanya lahan yang dihibahkan secara sukarela ini, perjuangan kita terus berlanjut, terutama untuk pembangunan area parkir," tutur Aroziduhu.

Senada, Ketua Bidang Penggalangan Dana Tim Pemugaran, Amal Agus Zega yang kerap disapa Amatia, juga mengapresiasi keikhlasan penghibah sebagai bukti bahwa tugu tersebut merupakan milik bersama seluruh Mado Zega.

"Mari bersama-sama mengambil bagian untuk meningkatkan pembangunan pemugaran Gowe Mado Zega kita ini", ucap mantan Ketua GMKI Kota Gunungsitoli itu. 

Ia juga mengatakan, di setiap daerah di seluruh Indonesia ada Mado Zega yang terus mendukung kita. 

Selain itu, ia juga tak luput mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh  keluarga yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan fasilitas parkir, MCK, dan taman di kawasan situs tersebut. 

"Terima kasih atas lahan yang telah dihibahkan ini," ucap mantan Ketua Majelis Umat Kristen Indonesia Kota Gunungsitoli (MUKI) itu. 

Sementara itu, salah satu penghibah, Masilima Zega alias Ama Julvan, menegaskan bahwa hibah tersebut merupakan bentuk dukungan tulus tanpa menuntut ganti rugi di kemudian hari.

"Hari ini dengan resmi kami menyerahkan sebidang lahan ini dengan sukarela untuk pembangunan Gowe Mado Zega, khususnya tempat parkir. Kebersamaan selama ini membuktikan bahwa Mado Zega terus berkembang dan bersatu. Selesainya pemugaran Gowe Mado Zega menunjukkan kekompakan yang berkesinambungan," ungkap Masilima.

Usai penandatanganan, Tim Pemugaran bersama penghibah secara bersama-sama meninjau dan mengukur lahan yang dihibahkan yang berlokasi tepat di depan Gereja BNKP Jemaat Orodua Tetehosi Afia. (PS/356)

Komentar Anda

Terkini: