POSKOTASUMATERA.COM LHOKSEUMAWE — Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe, Polda Aceh, terus menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui program Green Policing atau penghijauan dengan penanaman pohon di halaman Masjid Agung Islamic Center, Kota Lhokseumawe.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung pelestarian alam sekaligus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan demi masa depan generasi mendatang.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. mengatakan Penanaman pohon di kawasan Masjid Agung Islamic Center juga memiliki nilai strategis karena rumah ibadah bukan hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi dapat berperan sebagai ruang edukasi dan teladan dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui program Green Policing, Polres Lhokseumawe mendorong terciptanya lingkungan yang lebih hijau, asri, dan sehat. Keberadaan pohon di sekitar tempat ibadah diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis, seperti membantu menyerap karbon, menjaga kualitas udara, mendukung resapan air, serta menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi jamaah dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe Sufri, S.Ag, MM mengatakan penghijauan tersebut supaya dapat terus digalakkan dan diperluas, khususnya di lingkungan masjid dan tempat ibadah lainnya.
Menurutnya, penghijauan tempat ibadah merupakan langkah positif yang tidak hanya memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pengurus masjid, masyarakat, komunitas, dan berbagai instansi untuk ikut menanam serta merawat pohon di lingkungan masing-masing.
Green Policing tidak sekadar dimaknai sebagai kegiatan menanam pohon, melainkan juga sebagai gerakan membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Peran Polri dalam program ini memperlihatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.
Namun, keberhasilan penghijauan tidak cukup diukur dari jumlah pohon yang ditanam. Perawatan secara berkelanjutan menjadi faktor penting agar pohon dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat nyata dalam jangka panjang, demikian tutur Sufri. (PS | DAMRY)
