Proyek Drainase di Desa Negara Beringin Diprotes Warga, Diduga Dikerjakan Asal Jadi

/ Rabu, 14 Oktober 2026 / 21.44.00 WIB


 

POSKOTASUMATERA.COM-DELISERDANG-Pekerjaan Drainase pada proyek peningkatan ruas jalan Desa Negara - Sp Greahan Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang, dengan nilai kontrak Rp 2.544.433.000. yang menggunakan sumber dana APBD anggaran tahun 2026 dan dikerjakan oleh CV. H. Simon kian menjadi sorotan publik, warga menilai proyek dikerjakan asal jadi.

Tokoh pemuda Desa Negara Beringin Lurah Bakin Manik beserta beberapa warga angkat bicara pada selasa (13/10/2026). 

Lurah Bakin Manik mengatakan "pekerjaan proyek parit ini diduga dikerjakan asal jadi. Terlihat dinding parit yang telah selesai dikerjakan ketebalannya tidak sama, diatas ketebalannya 15 cm tetapi semakin kebawah semakin tipis fan setelah kami ukur ada yang ketebalan dinding bagian bawah hanya 8 cm. Bentuk bangunannya juga kayak ular berkelok kelok, dan kami lihat pekerjaannya tidak menggunakan tulangan besi. Jadi kami meragukan ketahanannya.

Tanah dari galian parit ini juga ditumpuk begitu saja didepan rumah warga, seperti didepan rumah keluarga saya ini ditimbun sampai tinggi. Tumpukan tanah galian parit ini sangat mengganggu pemilik rumah dan bisa menimbulkan kecelakaan bagi anak anak yang bermain disekitar timbunan tanah ini.

Setahu kami kalau hujan deras volume air yang melewati jalan ini sangat besar. bahkan sebagian jalan sampai banjir dan truk juga banyak melintas dijalan ini. Kalau pekerjaan parit ini dikerjakan asal jadi dan tidak pakai tulangan besi kemungkinan akan cepat rusak dan diragukan ketahanannya". sebut Lurah Bakin Manik

Sebelumnya juga beberapa warga telah menyampaikan keluhan yang sama. Bahkan ada beberapa ibu ibu di Dusun II Beringin Desa Negara Beringin menyampaikan kekhawatiran mereka yang menduga parit ini tidak akan berfungsi efektif.

Dugaan ini terlihat ukuran kedalaman parit. Dimana elevasi hilir lebih tinggi daripada hulu yang berpotensi menghambat aliran air dan menyebabkan genangan.

“Kalau hilir lebih tinggi dari hulu, air mau mengalir ke mana. Jangan sampai drainase ini malah menjadi kolam,” ujar sejumlah warga.

Tambunan yang mengaku sebagai mandor lapangan kembali dikonfirmasi beberapa awak media mengatakan parit yang sebagian sudah jadi yang terlihat berkelok atau tidak lurus karena bentuk bangunan parit yang kita kerjakan mengikuti struktur jalan makanya terlihat berkelok.

Sedangkan kemarin ketika dikonfirmasi Tambunan mengatakan sebab bentuk parit berkelok karena banyak warga yang keberatan karena lahannya kena pekerjaan proyek parit.

Untuk pertanyaan yang lain Tambunan mengarahkan untuk menunggu humas perusahaan datang. Humas nanti yang akan menjelaskan lebih jelas terkait teknis pekerjaannya.

Sementara Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDAMBK) Kabupaten Deli Serdang, H. Suparno, yang dikonfirmasi via pesan whatsapp sampai saat ini belum ada memberikan tanggapan terkait proyek ini.

Warga berharap, Dinas SDAMBK Kabupaten Deli Serdang tidak tinggal diam dan segera turun ke lokasi melakukan pemeriksaan untuk mengecek ketebalan dinding, kualitas material, dimensi paret, kelurusan konstruksi serta kesesuaiannya dengan gambar dan spesifikasi teknis dalam dokumen pekerjaan.

Warga juga akan melaporkan hal ini ke pihak Kejaksaan dan Kepolisian, apabila tidak ada tindakan tegas dari dinas terkait.(PS/HS)
Komentar Anda

Terkini: