MTsN 2 Aceh Utara : Menyesuaikan Diri Kunci Sukses Mengajar di Lingkungan Pesisir

/ Kamis, 21 Agustus 2025 / 12.00.00 WIB
Kepsek MTsN 2 Aceh Utara H. Sulaiman Hasyim foto bersama dengan Kabid Kurikulum Dra. Ainol Mardhiah, Baiquni  P. hd, dosen UIN Lhokseumawe serta Calon guru PPL.  FOTO | DAHLAN AMRY 

POSKOTASUMATERA.COM | DEWANTARA -- ​Mengajar di daerah pesisir, seperti yang kita alami di MTsN 2 Aceh Utara memiliki tantangan dan keunikannya sendiri. Anak-anak di sini mungkin memiliki latar belakang dan kebiasaan yang berbeda - beda. Demikian di ungkapan ibu Dra, Ainol Mardhiah,  Kabid Kurikulum setempat, Rabu 20 Agustus 2025, kemarin. 

Ainol Mardhiah, bercerita hal itu dihadapan   tiga calon guru PPL yang baru saja di antar oleh Mentornya oleh bapak Baiquni  P. hd, dosen UIN Lhokseumawe ke MTsN 2 Aceh Utara.

Oleh krena itu, penting bagi kita sebagai pendidik untuk beradaptasi dan memahami konteks mereka. Dia mengatakan​membangun hubungan dan memahami latar belakang Siswa.

Salah satu kunci utama mengajar juga membangun hubungan yang kuat dengan para siswa. Daripada langsung menghakimi, lebih baik kita mencoba memahami latar belakang mereka.

Seperti kalimat atau perilaku yang mungkin dianggap tidak pantas bisa jadi hal yang biasa di lingkungan mereka.

Dengan memahami ini, kita bisa lebih sabar dan mendekati mereka secara personal. Ainol juga sering membimbing guru baru atau PPL agar Materi pembelajaran juga harus relevan. Kita bisa menggunakan contoh-contoh yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari mereka, seperti kegiatan di laut atau di lingkungan sekitar. 

Tujuannya, lanjut Dia, hal ini akan membuat mereka lebih mudah memahami dan merasa terhubung dengan materi yang kita ajarkan.

​Ditambah lagi kolaborasi dan Metode Pembelajaran yang  Interaktif, 

​Mengajar bukan hanya tentang menyampaikan materi, tapi juga tentang bagaimana cara menyampaikannya. 

Metode pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif akan sangat efektif. Kita bisa mengajak. Diskusi kelompok, ajak siswa untuk bertukar pikiran tentang isu-isu yang relevan.

Ainol Mardhiah menjelaskan, ​biarkan mereka membuat maket, drama, atau presentasi tentang topik yang mereka kuasai.

Belajar di luar kelas: Manfaatkan alam sebagai "guru". Ajak mereka belajar langsung di lingkungan sekitar.

Selain itu, penting untuk selalu berkoordinasi dengan guru lain, seperti guru Mapel, guru bahasa Arab, atau bahkan guru agama yang ahli fikih. 

Kolaborasi ini akan membantu kita mengintegrasikan nilai-nilai agama dan pengetahuan lokal ke dalam pelajaran.

​Terus Belajar dan Beradaptasi

​Pengalaman PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) adalah proses belajar. Kita tidak bisa langsung sempurna. Di awal, mungkin kita akan merasa canggung atau tidak tahu harus berbuat apa. Namun, seiring berjalannya waktu, kita akan menemukan ritme yang tepat.katanya.

​Gunakanlah media pembelajaran yang bervariasi, seperti video atau visual lainnya, untuk membuat pelajaran lebih menarik. Yang terpenting, jadilah pendidik yang ramah dan terbuka. Sambutlah setiap siswa dengan senyum dan pastikan mereka merasa nyaman untuk bertanya dan berekspresi. 

Dengan begitu, ungkapnya kita bisa menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan efektif bagi semua, katanya Ainol di akhir bicara. (PS/DAMRY)

Komentar Anda

Terkini: