Polsek Batangtoru dan Camat Angkola Barat Gelar Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Di Desa Sigumuru

/ Kamis, 04 September 2025 / 19.23.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan, Polsek Batangtoru bersama Camat Angkola Barat, Muhammad Tohir Pasaribu, S.Sos, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan instansi terkait melaksanakan kegiatan penanaman jagung di Desa Sigumuru, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan Kamis (4/9-2025). Kegiatan ini berlangsung di lahan seluas kurang lebih 1 hektare dengan suasana aman, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan.


Penanaman jagung ini menjadi langkah nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung yang memiliki nilai strategis bagi kebutuhan masyarakat. Jagung bukan hanya bahan pangan pokok alternatif, tetapi juga berperan penting sebagai bahan baku pakan ternak serta industri pangan olahan. Oleh karena itu, inisiatif lintas sektor di Angkola Barat ini dipandang sangat relevan dengan kondisi aktual ketahanan pangan nasional.


Kapolsek Batangtoru AKP Penggar Marinus Siboro  melalui Bhabinkamtibmas kegiatan ini menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut serta dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat. Dengan keterlibatan langsung aparat kepolisian, diharapkan tercipta rasa aman sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk aktif mengelola potensi lahan pertanian di wilayahnya.


Sementara itu, Camat Angkola Barat, Muhammad Tohir Pasaribu, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama seluruh pihak. Menurutnya, ketahanan pangan tidak bisa hanya dibebankan pada sektor pertanian semata, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. “Jagung yang ditanam hari ini adalah simbol dari semangat kemandirian dan kolaborasi. Semoga hasilnya dapat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Desa Sigumuru,” ujarnya.


Kepala Desa Sigumuru, Pangidoan Harahap, SH, turut menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa tanah di wilayah Sigumuru memiliki kesuburan yang mendukung tanaman jagung. Dengan adanya sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat, peluang untuk meningkatkan produktivitas pertanian semakin terbuka. “Kami siap mendukung penuh program ini demi kesejahteraan warga,” ucapnya.


Dari perspektif ilmiah, penanaman jagung di lahan seluas ±1 hektare diperkirakan mampu menghasilkan hasil panen signifikan jika dikelola dengan sistem budidaya yang baik. Selain menjadi sumber karbohidrat, jagung juga mengandung protein, serat, serta vitamin penting yang mendukung gizi masyarakat. Hal ini menegaskan bahwa langkah tersebut tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga memiliki dampak kesehatan dan keberlanjutan pangan lokal.


Secara keseluruhan, kegiatan penanaman jagung di Desa Sigumuru ini mencerminkan sinergi multisektor dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kehadiran aparat, pemerintah kecamatan, dan masyarakat desa menjadi bukti bahwa kolaborasi nyata dapat menghasilkan manfaat jangka panjang. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin Desa Sigumuru dapat menjadi salah satu contoh desa mandiri pangan di Kabupaten Tapanuli Selatan.(PS/BERMAWI)





Komentar Anda

Terkini: