Pemkab Humbahas Hadiri Festival Paduan Suara Antar Gereja, Di Lintongnihuta Paranginan

/ Minggu, 17 Mei 2026 / 08.58.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS ,- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pengembangan generasi muda melalui kehadiran pada Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan yang berlangsung meriah di Gereja HKBP Sabungan Lintongnihuta, Sabtu (16/05/2026).

Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Humbahas, Jara Trisepto Lumbantoruan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Satpol PP Humbahas Andi Sihombing, 

Camat Paranginan Biduan Raidun Silaban, Praeses HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran Pdt. Wisno WM Sihombing, M.Th, para pendeta, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, peserta festival, serta jemaat dari berbagai gereja di Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan.

Festival yang berlangsung penuh sukacita dan nuansa kebersamaan itu menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarjemaat sekaligus menumbuhkan semangat pelayanan melalui seni paduan suara gerejawi. Suara harmonis dari setiap peserta menggema di dalam gereja, menghadirkan suasana religius yang sarat makna dan penuh semangat persaudaraan.

Dalam sambutan Bupati Humbang Hasundutan yang dibacakan Jara Trisepto Lumbantoruan, disampaikan bahwa festival paduan suara antar gereja tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi semata, melainkan juga sebagai sarana memperdalam iman, mempererat tali persaudaraan antar gereja, serta mengembangkan potensi dan talenta generasi muda di bidang seni vokal dan paduan suara demi kemuliaan Tuhan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap tercipta kebersamaan yang semakin kuat di tengah masyarakat, tumbuh semangat pelayanan, serta lahir generasi muda yang memiliki karakter, iman, dan kreativitas yang baik. Festival ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi wadah membangun nilai-nilai persaudaraan dan persatuan,” ujar Jara membacakan sambutan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Forum Komunikasi Masyarakat Pasar Lama, seluruh jemaat, serta semua pihak yang telah bekerja keras mendukung terselenggaranya festival tersebut dengan baik dan sukses.

Menurutnya, kegiatan bernuansa rohani seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Pemerintah daerah pun berharap festival tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang mampu mempererat hubungan antar gereja di wilayah Humbang Hasundutan.

“Kiranya kegiatan ini membawa berkat bagi seluruh masyarakat, menghadirkan sukacita dalam pelayanan, dan mendorong setiap peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dengan penuh semangat, sportivitas, dan rasa syukur,” lanjutnya.

Sementara itu, Praeses HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran, Pdt. Wisno WM Sihombing, M.Th selaku penasehat festival menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam mempererat persekutuan antar gereja sekaligus membangun semangat pelayanan melalui puji-pujian kepada Tuhan.

Ia berharap festival paduan suara tersebut dapat terus dilaksanakan sebagai sarana pembinaan iman dan pengembangan bakat generasi muda di bidang seni musik gerejawi, khususnya di Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu menyatukan jemaat dari berbagai gereja dalam suasana kasih dan pelayanan. Kita ingin generasi muda terus bertumbuh dalam iman sekaligus memiliki ruang untuk menyalurkan talenta yang dimiliki,” ungkap Praeses.

Ketua Panitia, Tamba Tingkos Sianturi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Ia menjelaskan bahwa perlombaan dalam festival tersebut dibagi ke dalam dua kategori, yakni Paduan Suara Kategori Ama dan Vokal Grup Kategori Remaja Naposo Bulung. Kedua kategori tersebut diikuti oleh berbagai peserta dari gereja-gereja di wilayah Lintongnihuta dan Paranginan dengan penuh antusiasme.

“Festival ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan antar jemaat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan pelayanan di tengah masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan semakin diminati generasi muda,” ujarnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta tampil dengan penuh penghayatan dan semangat pelayanan, menampilkan lagu-lagu pujian rohani yang memukau para undangan dan jemaat yang hadir. Festival tersebut pun berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.(PS/B.Nababan) 

Komentar Anda

Terkini: