Semangat Pencegahan Narkoba Gaung di SMAN 2 Padangsidimpuan, BNNK Tapsel Ajak Pelajar Wujudkan Generasi Emas 2045

/ Senin, 18 Mei 2026 / 08.03.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Upacara bendera Senin 18 Mei 2026  di SMAN 2 Padangsidimpuan berlangsung penuh semangat dan edukatif, ketika Kepala BNNK Tapanuli Selatan yang diwakili oleh Katim Pencegahan pada Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Tapanuli Selatan, Hj. Sitti Syarifah Lubis, hadir sebagai pembina upacara. Kehadiran pihak BNNK tersebut menjadi bagian dari penguatan edukasi bahaya narkotika di lingkungan sekolah sekaligus membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga masa depan bangsa.


Dalam amanatnya, Hj. Sitti Syarifah Lubis menekankan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi kawasan aman dan sehat, termasuk bebas dari asap rokok dan penyalahgunaan zat adiktif lainnya. Ia mengingatkan bahwa saat ini berbagai produk rokok elektrik atau vape yang beredar di masyarakat ditemukan mengandung zat berbahaya, bahkan beberapa jenis liquid vape terindikasi mengandung unsur narkotika yang dapat merusak kesehatan fisik maupun mental remaja. Fenomena tersebut dinilai menjadi ancaman serius karena menyasar kalangan pelajar melalui gaya hidup modern yang tampak menarik namun berisiko tinggi.


Secara ilmiah, penggunaan vape yang mengandung zat adiktif berlebihan dapat memengaruhi sistem saraf pusat, konsentrasi belajar, hingga kesehatan paru-paru. Pada usia remaja, otak masih berada dalam fase perkembangan sehingga lebih rentan terhadap pengaruh zat kimia berbahaya. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi langkah penting dalam mencegah lahirnya generasi yang kehilangan produktivitas akibat penyalahgunaan narkotika maupun zat adiktif lainnya.


Menurut Hj. Sitti, Syarifah pemahaman tentang bahaya narkoba harus dimulai dari kesadaran diri untuk mampu berkata tidak terhadap segala bentuk penyimpangan.

Ia juga mengajak seluruh siswa agar tidak menyalahgunakan masa muda dengan perilaku negatif yang dapat menghancurkan cita-cita dan masa depan. Menurutnya, Indonesia saat ini tengah menghadapi momentum Bonus Demografi menuju Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda akan menjadi kekuatan utama pembangunan bangsa. Oleh sebab itu, pelajar dituntut memiliki disiplin, semangat belajar, pola hidup sehat, serta karakter yang kuat agar mampu menjadi generasi unggul dan kompetitif di masa mendatang.


Dalam suasana yang penuh antusias, Hj. Sitti Syarofah Lubis turut menyampaikan pesan sederhana namun bermakna kepada siswa untuk membiasakan hidup disiplin, termasuk bangun pagi dan tidak terlambat ke sekolah. Kebiasaan kecil tersebut dinilai menjadi pondasi pembentukan karakter sukses. Ia menegaskan bahwa semangat, kedisiplinan, dan kesehatan mental merupakan modal utama untuk menyongsong tahun 2045 sebagai generasi penerus yang hebat dan berdaya saing global.

Semarak upacara semakin terasa ketika jargon “War On Drugs For Humanity” dikumandangkan oleh pembina upacara dan dijawab serempak oleh para siswa dengan pekikan penuh semangat, “Hu Ha!”. Interaksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara pihak sekolah, siswa, dan BNNK dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan. Edukasi dengan pendekatan komunikatif seperti itu dinilai efektif membangun kesadaran kolektif di kalangan remaja.


Pelaksana Kepala Sekolah Juli Damayanti menyampaikan apresiasi atas kehadiran BNNK Tapanuli Selatan di sekolahnya. Ia berharap kegiatan edukasi semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat karakter peserta didik serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas narkoba.

Menurutnya, sinergi antara sekolah dan lembaga terkait menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: