POSKOTASUMATERA. COM - ASAHAN — Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia 1973 (K-SPSI 1973) Kabupaten Asahan kembali menunjukkan komitmen teguhnya dalam menciptakan iklim hubungan industrial yang kondusif.
Komitmen ini diwujudkan melalui perundingan Bipartit yang digelar antara Pengurus Unit Kerja (PUK) FSPPP-KSPSI-1973 dan manajemen PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk (BSP) Kisaran.
Ketua DPC KSPSI-1973 Kabupaten Asahan, Budi Juliandri Nasution, S.T., memberikan apresiasi yang tinggi kepada manajemen PT BSP Tbk atas keterbukaan dan kerja sama yang sudah terjalin sangat erat. Selasa, (25/8/2026).
Menurutnya, fondasi utama kemajuan perusahaan dan kesejahteraan karyawan terletak pada stabilitas hubungan yang harmonis.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen PT BSP Tbk Kisaran. Kemitraan yang solid selama ini adalah fondasi penting untuk tumbuh dan maju bersama," tegas Budi.
Tiga Poin Aspirasi Pekerja.
Ketua PUK FSPPP KSPSI-1973 PT BSP Tbk Kisaran, Gunawan yang didampingi Sekretaris Bambang Sujarwo dan Bendahara Wakidi menegaskan, bahwa forum perundingan ini merupakan ruang dialog yang damai, konstruktif dan bermartabat.
Dalam pertemuan tersebut, pihak serikat mengusung tiga poin utama aspirasi yakni :
1. Penolakan Rasionalisasi : Mengawal keberlangsungan mata pencaharian dan kepastian kerja bagi seluruh karyawan.
2. Pembagian Bonus : Mengajukan apresiasi nyata atas kontribusi dan dedikasi pekerja terhadap kinerja perusahaan.
3. Kepastian Status PKWT : Mendorong penyesuaian Perjanjian Kerja Waktu Pertentu agar selaras dengan regulasi ketenagakerjaan yang berlaku.
Pihak pekerja berharap dialog ini membuahkan hasil nyata sebelum tanggal 26 Agustus 2026 demi menghadirkan kepastian hukum serta kesejahteraan yang berkeadilan.
Sinergi Berkelanjutan dan Catatan Strategis.
Perundingan berjalan dalam suasana kekeluargaan yang sarat dengan iktikad baik. Dalam kesempatan tersebut, Gunawan juga turut memberi apresiasi serta catatan khusus terhadap rekam jejak Yudha Andriko, S.H., yang dinilai piawai merawat komunikasi multifaset, baik saat menjabat sebagai Manager Social Security & License (SSL) maupun dalam perannya kini sebagai Manager Human Resources (HR).
Guna menjaga dinamika kerja tetap tangguh dan berkelanjutan, PUK FSPPP - KSPSI - 1973 merumuskan beberapa poin rekomendasi strategis :
Aspek Positif Yang Perlu Dipertahankan.
* Pendekatan Humanis & Edukatif : Memprioritaskan komunikasi persuasif yang taat pada koridor hukum ketenagakerjaan.
* Kemitraan Strategis : Memosisikan serikat pekerja sebagai mitra tumbuh (growth partner), bukan pihak bertolak belakang.
* Ketanggapan HR & SSL : Kecepatan meredam potensi konflik lokal dan mengakomodasi aspirasi secara proporsional.
Fokus Evaluasi Masa Depan.
* Penguatan Kapasitas SDM : Menyelaraskan peningkatan kesejahteraan dengan program up-skilling untuk mendongkrak produktivitas.
* Transparansi & Digitalisasi : Membangun saluran komunikasi internal yang inklusif agar hasil kesepakatan Bipartit tersampaikan hingga ke tingkat pekerja terdepan.
* Mekanisme Deteksi Dini (Early Warning System) : Memperkuat pemetaan isu di lapangan guna menyelesaikan potensi ketidaksepahaman sebelum membesar.
"Dengan konsistensi pada prinsip win win solution. Kepemimpinan yang inklusif diyakini mampu terus menjaga iklim kerja di PT. BSP Tbk Kisaran tetap kondusif, produktif dan berkelanjutan, " pungkaa Gunawan. (PS/Joko).
