POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padangsidimpuan di tingkat internasional. Murid MAN 2 Padangsidimpuan berhasil meraih Medali Perak dalam ajang riset internasional Thailand International Science, Invention and Innovation Fair (TISIIF) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA).
Capaian tersebut menjadi indikator positif berkembangnya budaya riset dan inovasi di lingkungan madrasah. Keikutsertaan dalam kompetisi ilmiah internasional tidak hanya menjadi ruang untuk menguji kualitas gagasan dan kreativitas peserta didik, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, metodologis, kolaboratif, serta kemampuan mempresentasikan hasil penelitian dalam forum kompetitif berskala global.
Keberhasilan meraih medali perak menunjukkan bahwa potensi akademik dan kreativitas murid MAN 2 Padangsidimpuan mampu bersaing dengan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan inovatif yang berorientasi pada pemecahan persoalan di tengah masyarakat.
Kepala MAN 2 Padangsidimpuan, Lobimartua Hasibuan, SH., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan para murid merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, kreativitas, serta dukungan guru pembimbing dan seluruh keluarga besar madrasah.
“Selamat kepada para murid pemenang dan guru pembimbing yang telah berjuang dan mengharumkan nama madrasah serta Indonesia di kancah dunia. Semoga inovasi ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan menginspirasi seluruh murid untuk terus berkarya,” demikian apresiasi Kepala MAN 2 Padangsidimpuan.
Lebih jauh, prestasi pada ajang TISIIF 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem penelitian di madrasah. Budaya riset yang dibangun sejak bangku sekolah dinilai penting untuk membentuk peserta didik yang terbiasa mengidentifikasi masalah, mengembangkan hipotesis, melakukan pengujian, menganalisis data, hingga menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.
Bagi MAN 2 Padangsidimpuan, medali perak tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi juga simbol bahwa karya peserta didik dari daerah mampu menembus kompetisi internasional. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, melakukan inovasi, serta berani membawa karya-karya terbaik madrasah ke tingkat nasional maupun global.
Dengan semangat “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia”, keberhasilan ini diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang MAN 2 Padangsidimpuan dalam melahirkan generasi intelektual muda yang berkarakter, kreatif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta masyarakat.(PS/BERMAWI)

