POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL – Pemerintah Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang merupakan desa binaan kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) TP PKK Provinsi Sumatera Utara, melaksanakan acara penutupan pelatihan tata boga yang dirangkai dengan penyerahan peralatan kepada para peserta. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan, sekaligus mendorong lahirnya aktivitas ekonomi produktif di tingkat desa.
Pelatihan tata boga tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis mengolah dan menyajikan makanan, tetapi juga diarahkan untuk membangun pola pikir kewirausahaan di tengah masyarakat. Peserta dibekali keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, baik untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun dipasarkan sebagai produk kuliner kepada konsumen.
Penyerahan peralatan kepada peserta menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program setelah pelatihan berakhir. Ketersediaan sarana pendukung diharapkan dapat memudahkan peserta untuk terus mempraktikkan keterampilan yang telah diperoleh, melakukan inovasi produk, meningkatkan kualitas olahan, serta secara bertahap membangun usaha mandiri sesuai potensi dan kebutuhan pasar.
Dari perspektif pembangunan ekonomi masyarakat, program pelatihan berbasis keterampilan memiliki nilai strategis karena dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang pendapatan baru. Pengolahan bahan pangan menjadi produk siap jual memberikan ruang bagi masyarakat untuk menciptakan nilai tambah, memperluas kesempatan berusaha, dan meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.
Kepala Desa Aek Badak Julu, Ahmad Kumala Nasution, atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat memberikan dampak positif yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga Desa Aek Badak Julu.
“Atas nama warga masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah di bawah kepemimpinan H. Gus Irawan Pasaribu yang terus membangun Tapanuli Selatan, khususnya Desa Aek Badak Julu. Kami berharap berbagai program pemberdayaan seperti ini dapat terus memberikan manfaat dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” ujar Ahmad Kumala Nasution.
Dengan ditutupnya pelatihan dan diserahkannya peralatan kepada peserta, masyarakat diharapkan tidak berhenti pada tahap menerima pengetahuan, tetapi mampu mengembangkan keterampilan tersebut menjadi kegiatan produktif yang berkelanjutan. Konsistensi dalam berinovasi, menjaga kualitas produk, serta membangun pemasaran menjadi kunci agar pelatihan memberikan dampak ekonomi jangka panjang. Semangat kolaborasi pemerintah dan masyarakat tersebut sejalan dengan spirit “Tapsel Bangkit”, yakni mendorong masyarakat semakin mandiri, produktif, dan sejahtera melalui penguatan potensi lokal. (PS/BERMAWI)


