
Foto:Edukasi bersama Petani Aceh Tengah
POSKOTASUMATRA.COM|ACEH TENGAH — 21-Agustus-2026 ,Kepedulian terhadap nasib petani dan marwah Kopi Gayo menjadi perhatian serius Bapak Tantawi. Menyikapi isu beredarnya kopi dari luar Aceh yang diduga mengatasnamakan Kopi Gayo, Tantawi memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mendorong adanya tindak lanjut yang serius agar persoalan tersebut tidak merusak citra dan merugikan para petani.
Menurut Tantawi, Kopi Gayo bukan sekadar komoditas biasa, melainkan identitas dan kebanggaan masyarakat Aceh yang telah dikenal luas. Karena itu, penggunaan nama Kopi Gayo harus dijaga agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang dapat merugikan petani dan mencederai kepercayaan konsumen.
“Persoalan ini harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai nama besar Kopi Gayo dimanfaatkan secara tidak bertanggung jawab, sementara yang menerima dampaknya justru para petani kita,” tegas Tantawi dalam kegiatan edukasi tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan langkah nyata dari seluruh pihak terkait untuk menelusuri persoalan yang berkembang. Tantawi berharap isu tersebut tidak berhenti hanya sebagai perbincangan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti demi melindungi keaslian, kualitas, dan reputasi Kopi Gayo.
Selain itu, masyarakat dan para pelaku usaha diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga identitas serta asal-usul produk. Dengan pengawasan yang kuat dan kesadaran bersama, Kopi Gayo diharapkan tetap memiliki nilai dan kepercayaan tinggi di mata konsumen.
Langkah edukasi yang dilakukan Tantawi ini menjadi bentuk perhatian terhadap keberlangsungan ekonomi para petani. Ia menilai, melindungi nama dan kualitas Kopi Gayo sama artinya dengan menjaga mata pencaharian ribuan keluarga yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kopi.
“Kita harus bersama-sama menjaga Kopi Gayo. Jangan biarkan nama besar dan kerja keras petani dirugikan oleh praktik yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.(PS|IMAM)