POSKOTASUMATERA.COM – DAIRI - Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, Minggu (2/8/2026). Penutupan turut dihadiri Bupati Dairi yang diwakili Wakil Bupati, Wahyu Daniel Sagala bersama para kepala daerah se-Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Wagub Surya menyampaikan bahwa PRSU 2026
berhasil mencatat putaran uang sekitar Rp50 miliar selama satu bulan
penyelenggaraan. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan besarnya dampak
ekonomi PRSU bagi pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
(Pemprovsu) akan terus memperkuat iklim investasi, meningkatkan daya saing
daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik agar manfaat PRSU
dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Usai penutupan, Bupati Dairi melalui Wakil Bupati Dairi
Wahyu Daniel Sagala mengatakan PRSU menjadi sarana strategis untuk
mempromosikan potensi daerah sekaligus bahan evaluasi bagi Kabupaten Dairi
dalam meningkatkan kualitas partisipasi pada penyelenggaraan berikutnya.
"Ke depan kita harus mampu meningkatkan kualitas produk
unggulan, kenyamanan, tata kelola penyelenggaraan, hingga pagelaran budaya. Ini
menjadi bagian dari proses transformasi keikutsertaan Dairi di PRSU mendatang
agar semakin baik," ujar Wahyu.
Pada kesempatan tersebut, Pemprovsu juga memberikan tali
asih kepada atlet dan pelatih berprestasi peraih medali Popnas XVII Tahun 2025
dan Peparnas. Dua atlet asal Kabupaten Dairi, Kesia Sihotang dan Nirwana
Etamala Manik, turut menerima apresiasi sebagai peraih medali emas atletik
nomor perseorangan, dan Saddam Harahap sebagai pelatih berprestasi cabor
atletik.
Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara
(PPSU), Ferry Indra, melaporkan total kunjungan PRSU 2026 mencapai 161.309
pengunjung. Selain itu, berbagai perlombaan turut digelar selama
penyelenggaraan, dengan melibatkan sekitar 3.000 pengisi acara, di mana 75
persen merupakan penampil lokal asal Sumatera Utara.
Turut mendampingi Wakil Bupati Dairi pada acara penutupan,
Sekretaris Daerah Charles Bantjin, Kepala Dinas Kominfo Desi Sianturi, serta
Kepala Dinas Perindagkop Fatimah Boang Manalu. (PS/K.TUMANGGER).
