Huntap Korban Bencana Lhokseumawe Mulai Dibangun dan PCM Digelar

/ Rabu, 23 September 2026 / 19.35.00 WIB
Terlihat Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Furqan, ST., MSM., IP saat berada di lokasi. FOTO | DAHLAN AMRY

POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE — Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Terpusat beserta Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) bagi masyarakat korban bencana di Kota Lhokseumawe memasuki tahap pelaksanaan.


Langkah penting tersebut ditandai dengan digelarnya Pre Construction Meeting (PCM) atau rapat persiapan pelaksanaan kontrak pekerjaan, Rabu (23/9/2026).


PCM menjadi forum awal untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki pemahaman dan kesiapan yang sama sebelum pekerjaan fisik pembangunan Huntap dimulai.


Pembangunan Huntap tersebut direncanakan berlokasi di Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, serta Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.


Pertemuan turut dihadiri Kasatker dan PPK Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh, Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Camat Muara Dua, Camat Muara Satu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Lhokseumawe, perwakilan Dinas Pertanahan Kota Lhokseumawe, para Geusyik gampong lokasi pembangunan, serta pihak pelaksana pekerjaan PT Sarjis Agung Indrajaya.


Dalam PCM tersebut dibahas berbagai aspek yang berkaitan dengan kesiapan pekerjaan, mulai dari kondisi dan status lokasi, aspek teknis, akses menuju lokasi, dukungan pemerintah daerah, hingga koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintahan gampong.


Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe Said Bachtiar, ST, MT, melalui Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Furqan, ST., MSM., IP, menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung kelancaran pembangunan.


Menurutnya, komunikasi dan koordinasi sejak tahap awal diperlukan agar berbagai persoalan teknis maupun nonteknis di lapangan dapat diantisipasi bersama.


"Koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan Huntap dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana," ujar Furqan.


Usai pelaksanaan PCM, seluruh peserta kemudian melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan di Gampong Cut Mamplam dan Gampong Padang Sakti.


Peninjauan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi eksisting, kesiapan lokasi dan akses, sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu menjadi perhatian sebelum pekerjaan berjalan lebih jauh.


Dengan terlaksananya PCM dan peninjauan bersama tersebut, pembangunan Huntap diharapkan dapat dilaksanakan secara terkoordinasi, tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Bagi masyarakat korban bencana, pembangunan Huntap bukan sekadar pembangunan fisik. Kehadiran hunian tetap diharapkan menjadi bagian penting dari proses pemulihan kehidupan masyarakat dengan menyediakan tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman.


Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama seluruh pihak terkait pun diharapkan terus menjaga koordinasi selama proses pembangunan berlangsung, sehingga program relokasi dan penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, ujar Furqan. (PS | DAMRY)











Komentar Anda

Terkini: