Buka Latsar 222 CPNS, Bupati Nias Barat: Jangan Jual Kewenangan Negara

/ Kamis, 01 Oktober 2026 / 19.18.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM, NIAS BARAT - Sebanyak 222 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) secara virtual. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., Kamis (1/10/2026).

Latsar ini difasilitasi oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara.

Dari total 222 peserta, terdiri dari Golongan II sebanyak 22 orang dan Golongan III sebanyak 200 orang. Rinciannya, tenaga teknis 182 orang dan tenaga kesehatan 40 orang.

Dalam arahannya, Bupati Eliyunus menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar formalitas administrasi untuk memenuhi persyaratan kepegawaian, melainkan proses fundamental pembentukan integritas, kompetensi, dan karakter ASN yang berorientasi pelayanan.

"Latsar bukan sekadar mengikuti pelatihan untuk memenuhi persyaratan administrasi kepegawaian. Lebih dari itu, Latsar merupakan proses pembentukan karakter, sikap, integritas dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara," tegas Eliyunus.

Menurutnya, ratusan CPNS tersebut merupakan energi dan harapan baru bagi percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Nias Barat. Karena itu, mereka dituntut mampu bekerja dan beradaptasi di tengah berbagai tantangan daerah.

Bupati memaparkan sejumlah tantangan yang akan dihadapi para CPNS ke depan, antara lain kondisi geografis dan keterbatasan aksesibilitas, kesenjangan kompetensi dan literasi digital, meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik, serta keterbatasan anggaran yang menuntut ASN bekerja lebih efektif dan efisien.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Eliyunus menetapkan tiga arah pengembangan SDM aparatur, yakni transformasi digital dan literasi teknologi, pengembangan kompetensi berbasis meritokrasi, serta penguatan integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengimplementasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

"Jangan pernah menjual kewenangan dan kepercayaan negara kepada Anda. Tingkatkan kompetensi, jadikan belajar sebagai kebiasaan sepanjang karier, dan berikan pelayanan terbaik. Hadir untuk memberikan solusi, bukan menambah masalah," ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati meminta agar proyek aktualisasi yang disusun peserta selama Latsar tidak berhenti sebagai dokumen formalitas untuk kelulusan semata.

"Inovasi harus benar-benar diterapkan dan memberikan dampak nyata di tempat tugas masing-masing, baik di dinas, badan, puskesmas maupun sekolah," tegasnya.

"Bangun rekam jejak positif. Kinerja dan perilaku saudara akan menentukan kepercayaan organisasi kepada saudara ke depan," sambungnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BPSDM Provinsi Sumatera Utara yang telah mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan Latsar CPNS Pemerintah Kabupaten Nias Barat.

Turut hadir Plt. Asisten II, Asisten III, Kepala BKPSDM beserta jajaran, serta para Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Nias Barat. Dari BPSDM Provinsi Sumatera Utara hadir Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial Drs. August Nadeak, bersama Liaison Officer (LO) Freddy Hutabarat, Ilham Fadhly Harahap, Muksin, Dame Simamora dan Rohayati. (PS/356)

Komentar Anda

Terkini: