Bupati Nias Barat Minta Dukungan Pusat Percepat Pembangunan dan Penanganan Banjir Permanen

/ Jumat, 09 Oktober 2026 / 23.31.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM, NIAS BARAT – Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., menegaskan pentingnya penguatan dukungan dan sinergi pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan sekaligus menangani berbagai persoalan di Nias Barat. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan perwakilan Kemenko PMK di Ruang Kerja Bupati, Kamis (08/10/2026).

Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring dan evaluasi penanganan pascabencana di Kabupaten Nias Barat.

Bupati menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap Nias Barat, khususnya dalam penanganan dampak bencana. Namun menurutnya, tantangan pembangunan tidak berhenti pada persoalan kebencanaan.

"Kami tidak meminta perlakuan khusus. Kami hanya meminta agar kondisi dan tantangan Nias Barat dilihat secara utuh, sehingga dukungan pembangunan yang diberikan benar-benar sebanding dengan kebutuhan masyarakat," tegas Bupati Eliyunus Waruwu.

Bupati mengungkapkan, angka kemiskinan Nias Barat masih di sekitar 22,47 persen, sementara lebih dari 53 persen PDRB daerah bertumpu pada sektor pertanian dan kelautan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat.

Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi kunci. Jalan dan jembatan, air bersih, serta listrik yang stabil sangat menentukan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kondisi geografis sebagai daerah kepulauan dengan wilayah pelayanan yang tersebar juga menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan.

Penanganan Banjir Harus Menyentuh Akar Persoalan

Terkait banjir, Bupati menyampaikan pada September 2026 sebanyak 695 KK di 13 desa pada 4 kecamatan terdampak. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mendorong penanganan sungai dan pengendalian banjir yang lebih permanen.

"Kita tidak ingin hanya datang setelah banjir terjadi. Kita harus mencari solusi dari hulunya dan melakukan penanganan secara permanen," ujar Bupati.

Terkait bantuan rumah terdampak bencana, sebanyak 59 unit rumah telah masuk dalam proses penyaluran bantuan, sementara sejumlah kendala administratif dan teknis terus diselesaikan.

Kemenko PMK: Pusat dan Daerah Harus Bergerak Bersama

Staf Ahli Bidang Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya Kemenko PMK Dr. Sorni Paskah Daeli, M.Si., menegaskan kunjungan tersebut untuk melihat langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah pascabencana.

"Kami hadir untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah berjalan dengan baik. Penanganan pascabencana harus dilakukan secara terpadu, bukan hanya menyelesaikan dampaknya, tetapi juga memperkuat ketahanan masyarakat," ujar Sorni.

Bupati menegaskan Pemkab Nias Barat siap mendukung dan melaksanakan berbagai program pemerintah pusat, termasuk program strategis di bidang perlindungan sosial, pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa.

"Kami siap bersinergi. Yang kami harapkan adalah koordinasi pusat dan daerah semakin kuat, sehingga setiap program yang hadir benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat," tutupnya.

Turut hadir Dr. Sorni Paskah Daeli, M.Si., Tito Januar Utama, S.E., Muhammad Rafif Hidayatullah, S.M., Sekretaris Daerah, seluruh Kepala OPD, Kaban, Kabid, serta ASN administrator lainnya.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan efektif sekaligus mendorong percepatan pembangunan Nias Barat yang semakin CERAH — Cerdas, Sejahtera dan Sehat. (PS/356)

Komentar Anda

Terkini: