"Meminta kepada Kasat Reskrim Polres Padang Lawas untuk mengundurkan diri, karena menurut mahasiswa masih banyak personil Polri yang bisa menangkap DPO Kasus Pembunuhan Janda yang TKP-nya di Desa Hapung Torop," ujar mahasiswa yang melakukan aksi demo di Mapolda Sumatera Utara, Kamis (1/10/2026).
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti kinerja Kasat Reskrim Polres Padang Lawas yang dinilai lebih mementingkan penanganan kasus perkara pencurian sawit yang dilaporkan oleh PT. Barapala.
*Kapolda Sumatera Utara untuk memeriksa Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, karena dinilai tidak profesional dalam menangani perkara yang dilaporkan masyarakat, dan hanya mengutamakan kepentingan Perusahaan ilegal, seperti PT. Barapala," ujar mahasiswa.
Upaya konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP. Irwansah Sitorus, SH,MH melalui Humas Polres Padang Lawas belum ada jawaban. (PS/SAHAT)