POSKOTASUMATERA.COM, JAKARTA – Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Kolaboratif Angkatan ke-121 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, 6–12 Oktober 2026.
Program Lemhannas RI tersebut menjadi wadah pembelajaran untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperluas perspektif dalam menghadapi perkembangan dan tantangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam rangkaian pembelajaran, peserta mendapatkan materi mengenai sejarah perjalanan bangsa dan pengantar nilai-nilai kebangsaan, perkembangan lingkungan strategis, Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, Kewaspadaan Nasional, serta Kepemimpinan Nasional.
Pembelajaran juga mencakup implementasi nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Selain itu, program membahas isu strategis yang relevan dengan tantangan pembangunan masa kini, seperti disrupsi teknologi dalam membangun karakter kebangsaan, implementasi kolaborasi dan kerja sama, serta dinamika dan tantangan ekonomi di masa depan.
Proses pembelajaran tidak hanya melalui ceramah, tetapi juga diskusi kelompok dan simulasi, sehingga peserta memperoleh ruang untuk bertukar pandangan dalam perspektif kebangsaan.
Pada rangkaian selanjutnya, peserta juga mengikuti diskusi kelompok bertema implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Bagi Wali Kota Gunungsitoli, keikutsertaan dalam PPNK ini menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan perspektif dalam menjalankan kepemimpinan pemerintahan daerah.
"Berbagai materi yang diberikan memberikan ruang untuk melihat tantangan pembangunan daerah tidak hanya dari aspek pemerintahan, tetapi juga dalam konteks ketahanan nasional, perkembangan lingkungan strategis, kemajuan teknologi, ekonomi, serta pentingnya kolaborasi," ujar Sowa’a Laoli.
Wawasan tersebut diharapkan menjadi bekal dalam memperkuat penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Gunungsitoli, terutama dalam membangun sinergi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan serta menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. (PS/356)
