PLN Nusantara Power UP Arun Latih Kelompok Tani Ujung Pacu Olah Limbah Hijauan Jadi Pakan Silase

/ Jumat, 09 Oktober 2026 / 20.34.00 WIB
Terlihat para Peserta melakukan praktik pencacahan hijauan sebagai bahan pembuatan pakan silase. (FOTO | DAHLAN AMRY)

POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE – PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Arun terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui program berkelanjutan yang berorientasi pada pemanfaatan potensi lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Green Farming Nusantara berupa pelatihan pengolahan limbah hijauan menjadi pakan silase bernutrisi tinggi di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis (8/10/2026).


Kegiatan ini diikuti sejumlah kelompok tani di wilayah sekitar, yakni Poktan Karya Ternak, Poktan Makmu Ternak, Poktan Gata Rakan Lon, dan Poktan Ujong Jaya. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani serta peternak dalam mengolah limbah hijauan pertanian menjadi pakan ternak yang lebih bermanfaat dan bernilai guna.


Melalui kegiatan ini, limbah hijauan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal diharapkan dapat menjadi alternatif sumber pakan ternak. Selain membantu mengurangi sisa bahan pertanian, pengolahan tersebut juga berpotensi mendukung ketersediaan pakan secara lebih efektif dan berkelanjutan.


Pelatihan dilaksanakan melalui dua tahapan, yakni pemberian materi teori dan praktik langsung. Pada sesi teori, peserta memperoleh penjelasan mengenai konsep dasar silase, pemilihan bahan baku, proses fermentasi, hingga manfaat pakan silase dalam mendukung kebutuhan nutrisi ternak.


Selanjutnya, para peserta mengikuti praktik pembuatan silase, mulai dari persiapan dan pencacahan bahan hijauan, pencampuran bahan, hingga proses pengemasan dan penyimpanan. Dengan metode pembelajaran tersebut, peserta diharapkan mampu memahami setiap tahapan pengolahan dan menerapkannya secara mandiri di kelompok tani masing-masing.


Asisten Manajer (Asman) Business Support UP Arun, Dimas Mucharomi, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya PLN Nusantara Power UP Arun untuk mendorong masyarakat mengoptimalkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar.


“Kami ingin pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang dapat langsung diterapkan oleh kelompok tani. Limbah hijauan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat diolah menjadi pakan silase yang lebih bernilai dan dapat membantu mendukung ketersediaan pakan ternak,” ujar Dimas.


Sementara itu, Yusran, Penyuluh Pertanian dan Peternakan Kecamatan Muara Satu, turut memberikan materi serta pendampingan kepada peserta selama kegiatan berlangsung. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman petani dan peternak mengenai teknik pengolahan pakan serta penerapannya dalam aktivitas peternakan sehari-hari.


Selain menjadi sarana peningkatan keterampilan, kegiatan ini juga membuka ruang berbagi pengalaman antarkelompok tani. Para peserta dapat saling bertukar pengetahuan mengenai pengelolaan pertanian dan peternakan, khususnya dalam mencari solusi penyediaan pakan ternak yang efektif dengan memanfaatkan bahan baku lokal.


Melalui program Green Farming Nusantara, PLN Nusantara Power UP Arun berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas kelompok tani, pemanfaatan potensi lingkungan, serta pengembangan praktik pertanian dan peternakan yang berkelanjutan.


Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Ujung Pacu dan wilayah sekitarnya, sekaligus mendukung tumbuhnya kemandirian kelompok tani dalam mengelola sumber daya lokal untuk memperkuat kegiatan ekonomi produktif. (PS | DAMRY)

Komentar Anda

Terkini: