![]() |
| Foto sedang berdoa kepada korban , |
POSKOTASUMATRA.COM|LHOKSEUMAWE—HIDUP MAHASISWA
HIDUP RAKYAT INDONESIA
HIDUP PEREMPUAN MELAWAN
HIDUP KORBAN
Kami keluarga besar mahasiswa UIN Sultanah nahrasiyah Lhokseumawe menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang taruna dalam rangkaian kegiatan pendidikan dan orientasi di Poltekpel Malahayati Aceh.
Kami tidak ingin mendahului proses hukum. Namun, kami percaya bahwa setiap peristiwa yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang harus diungkap secara transparan, objektif, dan berdasarkan fakta.
Maka, kami menyampaikan lima tuntutan:
1. Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut secara menyeluruh seluruh rangkaian peristiwa sebelum meninggalnya Alm. Rasya, termasuk apabila terdapat dugaan kekerasan atau pelanggaran dalam kegiatan orientasi.
2. Mendesak agar pemeriksaan medis, visum et repertum, rekam medis, keterangan saksi, CCTV, dokumentasi kegiatan, serta bukti elektronik lainnya diperiksa secara profesional dan transparansi guna mengungkap fakta yang sebenarnya.
3. Mendesak pihak Poltekpel Malahayati Aceh melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem orientasi, pembinaan, pengawasan senior, serta mekanisme perlindungan dan penanganan keadaan darurat bagi taruna.
4. Meminta adanya jaminan perlindungan bagi saksi dan peserta didik yang memberikan informasi agar tidak mengalami tekanan, intimidasi, maupun ancaman.
5. Apabila dalam proses penyelidikan ditemukan unsur tindak pidana, kami mendesak agar pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, tanpa memandang status maupun senioritas.
KBM UIN Suna Lhokseumawe percaya bahwa pendidikan harus membentuk manusia yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas bukan menjadi ruang yang membenarkan kekerasan.
Ungkap fakta. Tegakkan hukum. Lindungi peserta didik.
KBM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.(PS|IMAM)
