![]() |
| Ilham Rizky Maulana | Ketua DPC GEKRAFS Aceh Barat Daya |
POSKOTASUMATERA | SABANG – Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) se-Aceh di Kota Sabang menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan ekonomi kreatif sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda dan pelaku usaha kreatif di Tanah Rencong.
Ketua DPC GEKRAFS Aceh Barat Daya, Ilham Rizky Maulana, menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan langkah awal untuk menghadirkan gerakan ekonomi kreatif yang produktif, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Ilham, Aceh Barat Daya memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Potensi tersebut perlu didorong melalui kreativitas anak muda, penguatan UMKM, pengembangan produk lokal, promosi budaya, kuliner, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana memperluas pasar.
“Bagi kami, ekonomi kreatif bukan hanya tentang menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana ide, kreativitas, budaya, dan potensi lokal dapat diubah menjadi peluang ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ilham.
Ia menyampaikan bahwa DPC GEKRAFS Aceh Barat Daya siap mengambil peran dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat dengan mengedepankan kolaborasi bersama pemerintah daerah, komunitas pemuda, pelaku UMKM, seniman, serta berbagai elemen masyarakat.
Ilham juga menilai bahwa generasi muda harus diberikan ruang yang lebih luas untuk berinovasi dan mengembangkan potensi. Menurutnya, anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perkembangan ekonomi, tetapi harus tampil sebagai penggerak yang mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja melalui kreativitas.
“Abdya memiliki banyak potensi dan anak-anak muda yang kreatif. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut kita kelola, kita promosikan, dan kita kembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah. GEKRAFS harus hadir sebagai ruang kolaborasi dan wadah perjuangan bagi para pelaku ekonomi kreatif,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ilham berharap pelantikan seluruh DPC GEKRAFS se-Aceh dapat memperkuat solidaritas dan kerja sama antardaerah. Ia menekankan pentingnya membangun gerakan bersama agar ekonomi kreatif tidak berkembang secara parsial, tetapi menjadi kekuatan kolektif yang mampu mendorong kemajuan Aceh.
Baginya, keberhasilan organisasi tidak cukup diukur dari struktur kepengurusan maupun kegiatan seremonial, tetapi dari program kerja, kolaborasi, serta manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Setelah pelantikan ini, yang paling penting adalah kerja nyata. Kami ingin GEKRAFS menjadi bagian dari solusi, membuka peluang bagi anak muda, membantu pelaku UMKM berkembang, dan mendorong produk lokal Abdya agar semakin dikenal luas,” tutup Ilham.
Dengan semangat kolaborasi yang dibangun melalui pelantikan di Kota Sabang, DPC GEKRAFS Aceh Barat Daya berkomitmen untuk ikut memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta mendorong lahirnya inovasi dan peluang ekonomi baru demi kemajuan Kabupaten Aceh Barat Daya dan Provinsi Aceh. (PS | DAMRY)
